KEMBALINYA PENDEKAR ULAT SUTRA PDF

Blog ini dipersembahkan bagi para penggemar cersil sebagai panduan awal apabila ingin membeli cersil. Apabila masih membutuhkan informasi bisa menghubungi saya via email Sabtu, 14 Agustus Kembalinya Ilmu Ulat Sutera Dunia persilatan geger, sebab beberapa ketua perkumpulan di dunia persilatan telah tewas dengan ciri-ciri di tubuhnya terdapat banyak serat ulat sutra yang menjadi ciri ilmu ulat sutra Thian Can Kang. Maka murid-murid perkumpulan tersebut mendatangi Bu-tong Pai dan meminta Bu-tong Pai memberikan pertanggung jawaban. Thian Can Sin Kang adalah ilmu lweekang rahasia perguruan Bu-tong, ternyata adalah ilmu hasil curian ketua Bu-tong Pai ketika dia melakukan perjalanan ke daerah Biauw. Sebenarnya Thian Can Sin Kang adalah gabungan ilmu lweekang Mo-kauw dengan ilmu gaib, sejarah asal usul ilmu lweekang ini di ceritakan oleh angkatan tua Bu-tong Pai yang masih hidup, paman guru Yan Cong-thian dan Ci Siong Tojin yang bernama Kouw-bok. Tulisan diatas adalah sedikit ringkasan cerita Kembalinya Ilmu Ulat Sutra judul asli: Tian Can Zai Bian , 3 jilid tamat hal karangan Huang Ying, cerita ini adalah lanjutan cerita Pendekar Ulat Sutra Tian Can Bian saduran Ai Chu, tapi cerita ini merupakan cerita tersendiri, jadi bisa di baca secara sendiri-sendiri Wan Fei Yang sudah menjadi jago nomor satu di Tionggoan akhirnya mendapat musibah juga, musibahnya bukan oleh pesilat hebat, tapi oleh seorang wanita, seperti kata pepatah Ying Xiong Nan Guo Nu Ren Koan artinya bagaimana pun hebatnya seorang laki-laki tetap susah melewati wanita cantik akan terjatuh oleh wanita cantik.

Author:Mooguktilar Mazutaxe
Country:Belize
Language:English (Spanish)
Genre:Spiritual
Published (Last):18 August 2010
Pages:196
PDF File Size:10.73 Mb
ePub File Size:13.53 Mb
ISBN:702-1-37423-941-7
Downloads:35496
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dujas



Setelah si ulat masuk ke dalam tahap menjadi kepompong mentah , disitulah kepompong mentah akan di pintal bagian benang sutera yang sekitar panjang meter sampai dengan meter.

Serat dari pada benang sutera yagn di hasilkan ketika di pintal biasanya memiliki diameter sekitar 10 mikrometer. Dalam hal makan , ulat sutera ini termasuk ulat yang rakus. Dalam perubahannya itu sendiri ketika warna kulit masih berwarna kuning , berarti mengindikaskan bahwa ulat sutera ini akan segara membungkus dirinya sendiri dan akan berubah menjadi kepompong.

Ketika kita memang ingin memanfaatkan benang sutera yang di hasilan oleh ulat sutera ini adalah tips yang harus di kenali dulu sebelum masih ke bagian cara ternak ulat sutera seperti kita harus merebus terlebih dahulu ulat sutera yang memang belum masuk atau sebelum menjadi matang supaya menghasilkan benang sutera yang bagus dan memiliki kualitas terbaik.

Selain itu juga merebus ulat sutera ini bertujuan sebagai membunuh ulat sutera sehingga akan memudahkan dalam menguraikan serat-serat kepompong sutera. Bagi anda yang memang tertarik dan atau hanya ingin mempelajari bagaimana cara ternak ulat sutera atau membudidayakan ulat sutera , berikut adalah beberapa tahapan yang perlu anda ketahui.

Dalam cara membudidayakannya , ternak ulat sutera secara garis besar di bagi menjadi 5 tahapan yang dimana di mulai dari persiapan kandang yang kemudian di susul dengan persiapain pembibitan , pemberian makanan , dan juga proses bagaimana memelihara ulat sutera ini. Hal itu karena harga jual dari pada benang sutera yang di hasilkan oleh ulat ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi ketika kualitas dari pada benang yang di hasilkan juga tinggi.

Seperti contoh adalah hasil dari pada benang sutera itu sendiri adalah kain sutera yang biasa di pakai untuk bahan pakaian kelas menengah ke atas yang memiliki tampilan dan kenyamanan berpakaian yang cukup baik. Sehingga nilai jual dari pada kain sutera sampai dengan pakaian yang berbahan dasar dari pada benang sutera ini cukup tinggi.

Berikut adalah penjelasan terhadap 5 cara ternak ulat sutera yang bisa anda ikuti ketika memang berniat beternak ulat sutera. Persiapan Kandang Ulat Sutra Hal pertama yang harus di lakukan dalam membudidayakan atau cara ternak ulat sutera adalah dengan mempersiapkan kandang dari pada ulat sutera hidup. Dalam persiapan pembuatan kandang dari pada ulat sutera ini ada beberapa hal yang perlu di lakukan yaitu dalam hal memilih lokasi atau tempat yang pas untuk budidaya ulat sutera ini.

Kriterianya sendiri adalah sebuah ruangan yang cukup besar untuk meng akomodir banyaknya ulat sutera yang akan kita budidayakan yang di lengkapi dengan ventilasi yang baik. Fungsi dari pada ventilasi yang baik adalah untuk sirkulasi udara dan juga cahaya masuk ke dalam ruangan , sehingga biasanya memiliki jendela yang cukup. Bentuk dari pada kandang ulat sutera ini juga bisa di buat dari kayu dan juga bambu yang di bentuk seperti rak-rak tempat ulat hidup. Namun sebelum rak atau kandang ulat sutera di diami oleh ulat alangkah lebih baiknya tempat itu sudah di sterilkan dari ancaman beberapa zat berbahaya yang akan mengancam perkembangan si ulat sutera ini.

Dalam membuat raknya pun tidak perlu kayu yang bagus dan kokoh karena berat dari pada ulat ini tidak begitu membebani alas ataupun rak itu sendiri.

Bibit Ulat Sutra Setelah kandan untuk tempat ulat bulu menghasilkan ataupun tempat ulat sutera ini hidup , langkah selanjutya adalah dengan membeli dan juga memilih bibit dari pada ulat sutera yang akan kita kembang biakkan.

Beberapa tips di antaranya adalah dengan memilih bibit telur ulat sutera yang baik dan juga unttul. Selain itu, pilihlah bibit telur ulat sutra yang baik. Pemilihan bibit ini dilakukan hari sebelum pemeliharaan dimulai.

Dan lakukanlah tahap atau juga masa inkubasi terhadap telur dari pada ulat sutra agar penetasaan beragam. Selain itu pastikan juga bahwa si kotak yang sudah berisi telur ulat sutera ini terhindar dari sorot sinar matahari secara langsung. Apabila pada m asa ini telur ulat sutera terlihat seperti ada tanda bintik berwarna biru , segeralah untuk mengganti penutup kain putih tadi dengan kain hitam yang kemudian diamkan selama 2 hari 3.

Pemberian Pakan Ulat Sutra Tahap selanjutnya dalam cara ternak ulat sutera adalah dengan memberikannya pakan.

Setelah ulat sutera mulai berkembang dari kecil sampai persiapan menjadi kepompong , persiapan ataupun tahap ini merupaan tahap yang sangat serius dan butuh perhatian yang khusus karena dari pakan ini lah yang akan menentukan hasil dari pada benang sutera yang di hasilkan. Selain itu juga di karena ulat sutera termasuk serangga yang rakus dan selalui ingin makan , sehingga jangan sampai anda melewatkan atau terlupakan memberi pakan terhadap ulat sutera ini.

Meskipun perlu perhatian khusus namun , pemberian makan ulat sutera sangatlah mudah karena ulat ini hanya mau makan daun dari pohon murbei saja sehingga kita tidak perlu repot mencari jenis-jenis pakan tertentu. Dalam pemberian pakannya pun bisa berdasakan ukuran ataupun umur dari pada ulat sutera ini. Proses Pemeliharaan Ulat Sutra Langkah terakhir dalam cara ternak ulat sutera adalah tahap di mana pemeliharaan ulat sutera itu sendiri.

Dalam tahap ini kita perlu memperhatikan pola hidup dan keinginan dari pada ulat sutera ini seperti banyaknya makan , ulat sutera ini makan setidaknya 3 kali sehari di pagi , siang dan juga malam hari. Kemudian setelah makan yang cukup banyak ulat sutera akan masuk ke dalam fase hibernasi atau mungkin lebih tepat di sebut masa tidur setelah kurang lebih 4 hari. Dalam masa ini lah yang dimana kita harus siagap untuk menaburi ulat dengan kapur dan juga memastikan sirkulasi udara di sekitar kandang cukup baik dengan membuka ventilasi udara.

Dengan membuka ventilasi udara yang membuat sirkulasi udara berjalan dengan baik hal itu akan membuat perkembangan dari pada ulat ini akan sangat baik. Dan setelah masa tidur selesai , ulat sutera akan bangun dan langsung makan sehingga kita harus mempersiapkan pakan dari ulat sutera ini ketika ulat sedang tidur. Tahap inilah yang dimana nantinya akan di jadikan bahan benang atau serat sutera.

Pola hidup dari ulat sutera ini mulai dari telur yang kemudian nantinya akan meneteas menjadi ulat kecil dan berkembang menjadi ulat besar memiliki waktu yang cukup singkat dan berbeda-beda tergantung dari pada bagaimana kita merawat ulat sutera ini. Setelah melewati masa itu ulat dewasa akan bermetamorfosis kembali menjadi pupa atau yang sering kita sebut kepompong.

Setelah melewati masa kepompong , ulat sutera akan menjadi ngengat. Hal unik dalam proses perkembangan dari ulat sutera ini adalah setiap siklus ataupun fase dari pada ulat mulai dari bibit sampai ngengat , mereka akan melalui fase tidur atau istihat yang cukup lama sekitar 4 — 7 hari. Berikut ini terdapat testimoni dari para peternak atau pembudidaya ulat Sutera.

Simak videonya berikut ini.

THIRUPALLIYEZHUCHI IN PDF

Usaha Budidaya Ternak Ulat Sutra untuk Mendapatkan Sutera Terbaik

Bao dikenal akan sikapnya yang jujur dan meraih popularitas luar biasa di Asia pada dekade an. Kisah serial ini mengenai pencarian pusaka Golok Pembunuh Naga. Konon katanya yang memilikinya bisa menguasai dunia. Sehingga kurang lebih serial ini memang mengedepankan unsur Kung Fu yang kental.

SUPER COMMANDO DHRUV PDF

Cara Budidaya Ulat Sutra

Thian Can Sin Kang adalah ilmu lweekang rahasia perguruan Bu-tong, ternyata adalah ilmu hasil curian ketua Bu-tong Pai ketika dia melakukan perjalanan ke daerah Biauw. Tapi kalau kau bilang menguasai wacana, maksudnya apa pernah dia menulis kritik sastra dan teater? And he gets crucified in front of the entire student body for it. Things look grim when Uncle Tat shows him his memorial for his previous 9 partners who all died in the line of duty.

ESTADISTICA Y QUIMIOMETRIA PARA QUIMICA ANALITICA PDF

Cara Ternak Ulat Sutra – Tahapan Lengkap

Bagaimana Sih Kandang Sutera yang Ideal? Lokasi Kandang Memang, ulat sutra ini adalah binatang yang spesial di dunia peternakan. Pembuatan kandang untuk ulat ini dipastikan harus aman; jauh dari binatang, kalau bisa dekat dengan pohon murbay, kalau tidak nanti kandangnya dibuat mendekati lingkungan aslinya. Selain itu, sebaiknya pintu dan jendela menghadap ke utara dan selatan untuk menghindari paparan sinar matahari. Satu hal lagi! Sebaiknya kandang terbuat dari kayu. Hindari bahan apa pun yang terbuat dari metal karena berpengaruh besar pada tingkat kelembabannya.

Related Articles